Rabu, 28 Oktober 2009

Hari Sumpah Pemuda...

My. Family's

Suatu sore, berkumpul dengan kakek dan sepupu-sepupuku di beranda rumah kakek.
Sore itu, sengaja kami berkumpul, karena kakek sakit.
Senengnya bisa berkumpul,bisa melepas kangen. Karena jarang banget bisa kumpul sama keluarga besar dari ayah.
Kakek juga terlihat seneng banget. melihat cucunya yang super bandel-bandel ini.
Hehehe.... termasuk yang cerita ini.
Sore itu, kakek mau cerita sesuatu. Bertepatan Hari Sumpah Pemuda kemarin.
Perlu tahu aja. Cucu kakekku lengkap. Ada yang sudah kerja, ada yang mahasiswa, ada yang masi SMA, ada juga yang SMP, SD, bahkan masih TK.
Sayangnya yang TK gk ikut gabung. Walaupun ikut gabung kayaknya gak mungkin ngerti.

Kakek cerita dulu waktu Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928, kakek sudah berumur 10 tahun. (Berarti kakek sekarang umur 91 tahun dan masih sehat, alhamdulillah).
Wow, fantastis, alhamdulillah masih diberikan umur untuk bercerita pada kami.

Pertama-tama, kami antusias mendengar cerita kakek, malahan sering kami bertanya keadaan waktu itu dimana dan bagaimana. Kakek pun tambah bersemangat bercerita perjuangannya waktu menjadi pejuang.

Entah karena apa, aku sibuk dengan Facebook seluler q, dan ternyata saudara-saudaraku yang lain juga sama. Sibuk dengan Handphone masing-masing, ada yang sms, telp, chat, bahkan FB.
Termasuk diriku.

Akhirnya kakekku tersadar bahwa cucu-cucunya tak memperhatikan beliau lagi.
Dengan nada menyindir beliau berkata,
" Jangankan disuruh berjuang melawan penjajah, disuruh mendengarkan cerita untuk diambil hikmahnya saja malah bermain sendiri."
Seakan tersadar dari aktivitas masing-masing, kamipun tertawa bersama.

Mungkin inilah salah satu contoh kecil gambaran anak-anak Indonesia saat ini.
Pemuda Indonesia yang terlupa akan kewajibannya untuk memajukan Negara Indonesia.
Jangankan untuk memajukan Negara Indonesia.
Mungkin lafad Sumpah Pemuda saja banyak yang lupa.
Iya kn????

Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Selasa, 13 Oktober 2009

My Birthday

Birthday...

Alhamdulillah, selama ini masih diberi kesehatan jasmani dan rohani oleh ALlah SWT.
Dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangiku.
Berada di tengah-tengah lingkungan yang sehat.
Dan seharusnya bertambah pula imanku. Amiin...


Ayah 'n bunda ,
anakmu kini telah bertambah umurnya, semoga bertambah barokah.
Adek-adekku,
semoga senyum kalian selalu membuatku ceria di hari-hari kedepanku.
Sobatku,
aku kini telah bertambah usia, semoga aku bisa lebih mengerti kalian
Teman-temanku,
makasih atas semua kejjutan 'n do'anya, aku sayang kalian.
Someone S,
makasih atas kejutannya yang tak perna kuduga, aku ikhlas dengan ini semua.
Someone I,
aku selalu menyimpan kado itu, aku akan menantimu.
Someone F,
makasih buat semua do'anya, nasihatmu membuatku selalu membuka mata.
Someone R,
dasar jelek, aktingmu mengingatkanku. Makasih.
Untuk semua yang merasa membenciku,
makasih, kebencian kalian terhadapku merupakan intropeksi diri bagiaku.

Renunganku selama setahun ni.
Aku semakin mengerti arti hidup.
Aku semakin mengerti perasaan sesama.
Aku semakin mengerti arti persahabatan.
Aku semakin mengerti arti kekurangan dan kelebihan.
Aku semakin mengerti arti kehilangan.
Aku tersadar bahwa semua ini hanya titipan.
Aku tersadar bahwa semua ini tak hanya sekedar untuk dinikmati.
Aku tersadar bahwa semua ini tak untuk diriku saja.
Aku tersadar masih ada yang lebih baik dari diriku.
Aku tersadar aku tak bisa egois dalam segala hal.
Aku tersadar kedewasaan seseorang yang selalu membuatku kagum.

Aku tak butuh kado dari kalian semua.
Aku hanya butuh do'a ikhlas dari hati kalian.
Semoga aku bertambah lebih baik untuk kedepannya.
Melihat keceriaan kalian di hari ultahku.
AKu semakian sadar betapa pentingnya kalian semua di hidupku.

Kamis, 01 Oktober 2009

Mendung

Hari ini mendung menggelayuti kotaku.
Sejak ku membuka jendela sampai hampir magrib mendung tak jua pergi. Beberapa kali rintik hujan menghiasi langit.
Seakan menjadi lambang hatiku saat ini.
Mendung.
ya Allah,..
Mengapa ku baru tahu sekarang
Setelah ku berburuk sangka terhadapnya.
Dia sedang sakit.
Padahal bila ku sedang sakit
dia selalu menghiburku.
Bertambah sedihnya aku, ketika teman terbaikku dan teman terbaiknya tak memberiku kabar tentang hal ini.
Ku menyayangi mereka berdua.
Mereka teman-teman terbaikku yang pernah ku punya.
Mereka saling melengkapi
Mereka laksana panah dan busurnya.
mereka seperti pensil dan buku.
Walaupun aku tahu disaat dia sakit, selalu ada seseorang yang dikasihinya menemani.
Tapi ku hanya ingin mendo'akannya.
Lama tak ada kabar darinya.
Kabar yang kudapat dia masuk RS.
Ya Allah
Berikanlah kesembuhan kepadanya.
Berikanlah kesabaran kepadanya menghadapi cobaan yang Engkau berikan.
Aku hanya ingin merasakan semangatnya.
Aku hanya ingin melihatnya tersenyum.
AKu hanya ingin lilinku hidup.
Dia laksana lilin yang menerangi setiap sudut kegelapan hidupku.
Dia penerang jalan diantara aku dan sahabatku.
Ya Allah
Biarkan dia menjadi pelita untukku dan teman-temannya.

Ku slalu mendoakanmu sobat.

Sabtu, 05 September 2009

Puasa Ramadhan

Puasa menurutku adalah menahan hawa nafsu untuk berbuat kejelekan.
Memang susah untuk itu semua.
Tapi dengan puasa kita mendapatkan banyak manfaat.

Fyuh,...
Tidak terasa sudah 15 hari kita menjalankan puasa Ramadhan 1930.
Sholat witir sudah disertai do'a qunut.
Tapi, aku masi merasa puasaku kurang khusyuk.
Setiap hari masih merasa belum sempurna ibadahku.
Padahal aku sudah berusaha untuk semaksimal mungkin memanfaatkan bulan Ramdhan kali ini.

Seperti kejadian kemarin.
Aku merasa sebel, jengkel sama seseorang.
Padahal sebenarnya orang itu gak tau salahnya apa.
Entah kenapa q ngerasa dia mengambil sesuatu yang berharga dariku.
Padahal ku rasa, dia juga gak salah.
Toh dia bukan milikku.

Bodohnya aku,
merusak puasa dengan penyakit hati.
Astagfirullahaladzim...
Ya Allah ampunilah hambamu ini....

Mengikhlaskan sesuatu itu kenapa sulit
Padahal ikhlas itu indah.
Semoga dengan puasa Ramadhan
aku belajar meredam penyakit hati.
Amiiin.....

Minggu, 16 Agustus 2009

M E R D E K A ! ! !

Kata itu dengan lantang dan cekatan bisa kita ucapkan hari ini..
Apakah kita tahu 64 tahun lalu, sebelum hari ini.
Kata itu seakan kata jimat menjemput kematian..
Bahkan untuk memperoleh dan bisa mengucapkan kata itu.
Beratus bahkan beribu atau malah berjuta-juta pejuang mengorbankan segala harta dan jiwanya.

Sedikit cerita dari kakekku.
Secuil asa dari mantan seorang pejuang..
Yang sewaktu berjuang memegang senjata bambu runcing,
dan tak pernah memikirkan balasan apa yang akan diminta pada anak cucu atau generasi selanjutnya.

Mengatur strategi setiap hembusan nafasnya,
Memutar otak disetiap langkahnya,
Bersiap siaga menjemput kematian,
Hanya satu tekadnya untuk mewujudkan kata "M E R D E K A"

Setiap hari menyusuri hutan guna menemukan markas penjajah,
makan seadanya, yang ditemui di perjalanan,
rindu pada keluarga yang ditinggal di rumah,
ditepisnya dengan ujung tombak bambu runcing,
tidur berselimut langit dan beralas bumi.
Itu semua untuk sebuah kata "M E R D E K A"

Bukan hanya orang per orang yang memperjuangkan kata-kata itu.
Mungkin orang-orang itu kebetulan berada pada posisi yang lebih dikenal masyarakat pada waktu itu.
Pejuang yang sesungguhnya adalah pejuang yang gugur dalam pertempuran tanpa ada yang tahu siapa dia.
Pejuang yang sesungguhnya adalah pejuang yang rela menghuni jerusji besi demi kata-kata "M E R D E K A"
Pejuang yang sesungguhnya adalah pejuang yang mengorbankan segala yang beliau punya untuk kata-kata "M E R D E K A"

Apakah kita tahu betapa berat perjuangan itu?
Apakah kita tahu betapa berat mencapai ini smua?
Sudahkah kita membalas segala perjuangan itu?
Sudahkah kita meneruskan perjuangan itu untuk mempertahankan kata-kata "M E R D E K A"?

Renungan untukku dan teman-temanku.
Bahwa demi kata "M E R D E K A", para pejuang rela mengorbankan nyawanya.
Apakah patut kita hargai dengan hanya mengikuti upacara?
Apakah patut dihargai perjuangan itu hanya dengan berlomba-lomba makan kerupuk?

Salam takzim dan penuh rasa terima kasih untuk kakekku dan teman-teman beliau para pejuang.
S A L A M M E R D E K A ! ! !

Q 'n teman2 Q

Aku sangat suka hujan...
Aku suka suasana setelah hujan.
Dingin, segar, sejuk dan becek.
entah kenapa aku suka itu semua..

Temanku lain lagi.
Setiap hujan dia selalu menunggu petir.
Dia suka petir.
Aneh, tapi itu yang temanku suka.

Temanku yang satu lagi
Dia suka pelangi
Setelah hujan dia selalu menanti pelangi.
Indah, tapi entahlah apa alasannya.

Setiap orang memiliki kesukaan yang berbeda-beda.
Selama waktu berlalu kesukaan itu juga berbeda.
Oleh satu atau dua hal dalam hidup dan kehidupan selalu ada perbedaan.
Entah itu kecil ataupun besar.
Dan perbedaan itu pula yang sering mengkotak-kotakkan, mengelompok-kelompokkan makhluk hidup.
Padahal adanya perbedaan itu indah.
Hari ini bukti bahwa perbedaan itu indah.
Karena perbedaan itulah
aku memahami sifat-sifat teman2ku
Aku bisa belajar dari mereka
Aku bisa mengambi hikmah dari mereka
Aku bisa mempelajari kehidupan yang lain.
Aku bisa tahu keadaan dan kondisi sesuatu diluar jangkauanku.

Seperti panas setelah hujan.
Di setiap apa yang kutemukan selalu ada awal dan akhir.
Seperti tawa setelah tangis.
Setiap ujung pasti ada pangkalnya.
Setiap sedih pasti ada bahagia.

Thanks teman.
Untuk segala pengalaman kalian.
Untuk segala curhat kalian.
Untuk segala keluh kesah kalian.
Walaupun ku tak bisa membantu banyak.
Mendengarkan kalian pun ku serasa mengalaminya.
Ku kan selalu berusaha memberikan senyumku untuk kalian.
Walaupun itu tak membantu apa-apa.

Senin, 13 Juli 2009

Malu Tapi Mau

Kayak lagunya Gita GUtawa aja nih.
Yah, gara-gara lagu ini nih.
Hari ini aku harus jatuh dari sepeda motor.
BUkannya jatuh ce, cuman kepeleset gitu jadinya jatuh deh motorku dan yang pasti aku ikut jatuh.
Yang bikin malu tuh, celanaku sobek tauk.
hehehehe...
Malu-maluin banget.

Gara-garanya aku disuruh nge-fax-in dokumen someone gitu.
Sebenernya, aku juga bingung. Padahal adeknya ada, kenapa aku ayng disuruh ya.??
Imbalannya pulsa udah masuk semalem.
Jadi gak enak kalo gak ditepatin janjiku.

Palagi hari ini tuh panas banget.
Terus akua lagi puasa, kompak banget deh.
Bukannya mau ngeluh, tapi ko ya pas banget aku jatuh.
Sambil meringis gitu ditanyain adekku.
Aku cuman bilang, celanaku sobek kesangkut kursi...
Boong banget deh...

Apa karena aku kepikiran seseorang itu ya..??
Huft.... Entahlah...
Malu-malu ngomongnya tapi mau sama pulsanya..
hehehehe......

makasih deh...!!!

Jumat, 10 Juli 2009

Pelangi pagi ini (^^,)

Pelangi indahnya setelah hujan semalaman yang membuatku tak bisa tidur.
Terbayarlah sudah ketika melihat pelangi pagi ini.
Hatiku yang gundah bisa bernapas cerah, walaupun hanya sedetik.
Apa yang harus kuperbuat?
Ayah, bundaku bertengkar lagi dua hari lalu.
Kali ini berakibat fatal.
Ayahku sudah tak lagi bisa menahan emosinya.
Ayahku sudah tak lagi bisa bersikap sabar.
Aku dan adek-adekku tak bisa melerai mereka lagi.
Keluarga2 ku sudah tak lagi bisa mencegah pertengkaran itu.
Dan masalah ini sudah sampai di meja kepolisian dengan judul "Kekerasan dalam rumah tangga"
Oh, Ya Allah cobaan seperti apa ini...
Aku yang ingin menghabiskan masa liburanku seperti teman-temanku yang lain,
hanya bisa menangis, berteriak dan merenung.
"CERAI"
Satu kata yang dibenci oleh agamaku terlontar dari mulut ayahku.
Astagfirullahhaladzim...
tak terasa air mataku menetes...
Keluargaku diambang kehancuran...
Kondisi inilah yang terjadi sekarang..
Apa yang harus kulakukan??

Pagi ini kuhanya bisa mengadu kepada Allah...
Ternyata indahnya pelangi sebagai jawabannya..
Semoga jawaban dari Allah seindah pelangi pagi ini...
Amiiin ya rabbal alamin...

Sabtu, 04 Juli 2009

Pacaran???

Ceritaku berawal...
Yupz "Pacaran"
Ato istilahnya "Boyfriend" or "Girlfriend"..
Sebenernya pemikiran simple sih menurutku.
Getaran perasaan jika berada dekat ato sedang mengingatnya.
Yah semacam itulah.

Teman-temanku sering bercerita padaku (secara aku masih belum terlalu mengerti dan berani untuk memulai itu)
"Si Anton kemarin malem keren banget loh!"
"Ko bisa?" Kataku denga polos. Soalnya jujur ku masih belum ngerti istilah keren itu seperti apa.
Menurutku yang keren tuh ya para artis-artis itu.
"Beuh ni orang hidup pa gak seh. Keren ko gak ngerti.!?"

Yaha whatever lah mereka bilang apa.
Menurutku sekarang, yang keren itu yang pinter dan bisa ngalahin akua atau paling gak bisa bauat nilaiku dibawahnya.
Dan ada satu orang untuk itu.
Dan sayangnya bukan di kelasku.
Smart, itu yang kusuka.
Ku kagum sama dia.
Dan sayangnya lagi, banyak yang suka dia.
Aku tak berani untuk dekat apalagi untuk menyapanya atau sekedar berbasa-basi menanyakan kbar dia hari ini.
Seperti sinetron aja nih ceritanya.
Tapi emang kayak gini kejadiannya. Mungkin kalau di sinetron, bisa berubah dia naksir ma aku.
Kenyataannya kayaknya enggak deh.
Dua hari lalu dia nembak temen sekelasku.
GUbraaaaak!!!
Hampir pingsan aku, waktu dia nanyain tmenku itu ke aku.
Eh ternyata. ...
aduh nasibbbb...!!!
Kasihan deh loh!!!

Pacaran????
Emang seumuran aku boleh pacaran???
Bukannya masih harus belajar?
Tapi kebanyakan teman-temanku sudah punya boy or girlfriend tuh...
Waduh aku harus gimana dong??
Help me pliiiiiiiiiissssssss....!!!

Pengen juga sih...
Hehehehehehe.....

Kecilnya Diriku

Trauma...
Arti kata itupun tak kumengerti?...?
tapi kata orang sekarang itulah keadaanku.
Apakah benar???
Berawal dari pertengkaran ayah dan bundaku.
Kakak2ku seolah tak mau tahu menahu tentang pertengkaran itu.
Padahal itu terjadi di depan mereka.
Seolah itu hanya gurauan belaka.
Tapi aku kecil, berpikir, apakah itu?
Mencoba memberanikan diri melerai.
Mencoba memberanikan diri menengahi perbedaan pendapat atau malah perdebatan itu.
Hanya mendapat jawaban pukulan, tangisan bundaku, atau malah bentakan ayah.

Ooh temanku...
Adakah yang bisa menjawab.
Kenapakah ayah bundaku?
Mengapa selalu ada pertengkaran?
Apakah rumah tangga itu selalu ada pertengkaran?
Aku yang selalu mencari jawabannya hanya bisa bertanya dan berdiam diri.
Menebak-nebak dalam pikiranku yang masih kecil.

Ku lihat keluarga teman-temanku.
tak seperti Ayah Bundaku.
Apakah kan kudapat jawaban dari semuanya jikalau aku besar nanti?
Apakah ku terlalu kecil untuk mengerti keadaan mereka?
Apakah mereka masih menyayangiku?

Minggu, 14 Juni 2009

Sunday ^,^

Minggu biasanya merupakan hari ceriaku.
Dimana aku bisa sekupul bersama kelaurgaku.
Hari minggu hari libur aktivitasku di luar rumah, walau terkadang masih ada kegiatan di luar rumah.
Hari Minggu ini kurasakan lain dari biasanya.
Hari Minggu ini, hari Minggu yang mungkin agak menjengkelkan bagiku.
Pusing kepalaku bila da yang mengingatkan hari ini adalah hari minggu.
Bukannya ku benci hari ini, tapi hari ini sudah membuat kepalaku pusing.
Bila terlewwati hari ini pusing kepalaku akan bertambah malah lebih parah.

Hari ini semakin dekat menuju hari yang selama ini mengisi tiap mimpi di malam hariku.
Tapi sayangnya, semua harapan dan impian itu hanya imajinasi belaka.
Maya, semu, sekedar bayangan dan simfoni kehidupanku saja.
Aku ingin semuanya menjadi nyata bukan hanya maya dan kesemuan.
Semua kehampaan yang selalu menghantui tiap malamku.
Ku ingin segera meninggalkanku.
AKu ingin dia nyata.
Bisa ku sentuh.
Bisa ku raih.
Bisa ku dapatkan.
Tapi aku hanya mengharapkan tanpa bisa berbuat apa-apa.
Maya itu adalah dia.
Semu itu adalah bayangannya.
Tapi nafasnya adalah nyata bagiaku.
Kehidupanku adalah langkah kakinya.
Kapankah dia menjadi nyata, senyata telapak tangaku sendiri.

Hari Minggu menjadi awal dari maya dan berakhirnya kenyataan.
Sunday is.........
I hate Sunday.... :(

Sabtu, 13 Juni 2009

MP6 Video Player STE PMP22 1GB [Alnect Komputer]

Bisa dengerin musik kesukaan kamu, terus bisa maen games juga. Buat tmen-temen yang suka foto-foto bisa sekalian foto-foto pakai satu macam benda. Apalagi dilengkapi video perekam juga.a Wah, pokoknya komplit.Hanya di...............!!!!

http://www.alnect.net
Eits tunggu dulu jngan terburu puas, adalagi harganya juga gak akan bikin uang saku sebulan habis. Murah banget untuk barang sekomplit ini, satu paket deh. Udah lengkap, komplit murah lagi… Gak pake ngomong atau ijin dulu ke ayah ato bunda. Pakai uang saku sendiri bisa kok..

http://alnect.net/products.php?/7/66/65/528/Media_Player/MP5-MP6_Video_Player/STE_Digital/MP6_Video_Player_STE_PMP22_1GB
http://alnect.multiply.com/product.php?/1/8/235/Computer/Personal_Computer/Paket_Atom_Machine_[alnect_komputer]
Spesifikasi lebih lanjutnya ada dibawah ini....
Portabel MP3, MP4 and Gaming (Nintendo) Players. Kamera 2.0 Megapiksel yg ter-integrasi pada STEdigital PMP22 bisa Anda gunakan sebagai Photo Camera dan Video Recording kualitas tinggi. Dengan kapasitas memory terintegrasi STEdigital PMP22 yang sebesar 1 GB Anda masih dapat menambah kapasitas memory STEdigital PMP22 melalui MMC/ SD card slot dan tambah kapasitas memory sesuka hati Anda. Modelnya yg mirip sebuah portable gaming player membuat Anda sangat nyaman memakainya sebagai gaming player. Bagi Anda yg menginginkan sebuah portable player yg serba bisa maka STEdigital PMP22 adalah pilihan yg sempurna.

Alnect Part No : 221437
Shipping Weight : 1 kg
Price : Rp. 450.000

Detail Specifications
WMA/MP3 Support Yes
Built In Camera Yes with 2.0 Mega Pixel Resolution
Radio FM Yes
Voice Recording Yes
Video Recording Yes
Screen Display Yes with Large 2,4'' TFT LCD
Photo Viewer Yes
Text Viewer Yes
Built In Speaker Yes
Memory Card Slot Yes with MMC / SD Card Slot
Battery / Power Rechargeable Lithium Ion
Games Yes with support NES Format (Nitendo) - Update/Download from Internet
Special Feature Game Boy Style, Equalizer, E-Book, Calendar, Audio Line-in Recording
Dimension (WHD) (117,7 x 65,5 x 19,5) mm
Weight 86 gram
Alnect Care Warranty 30 Hari
Standard Warranty 180 Hari

Masa......

Masa apakah artinya itu???
Ketika ku masih di dalam kandungan masaku adalah masa di rahim bundaku.
Ketika ku melihat dunia untuk pertama kalia masaku adalah masa kanak-kanak.
Ketika itu apapun yang kulakukan hanya tangis yang dapat terlontar.
Haus, aku masih menangis,bahkan untuk buang hajatpun masih harus menangis dan ditolong bundaku.

Masa....
Seiring waktu, duduk, merangkak, dan berjalan hingga berlari.
Belajar di bangku TK, SD dan akhirnya SMP.
Mulailah ku mengenal berteman, hingga ku merasakan getar-getar itu.
Apakah rasa itu???
Aneh rasanya???
Setiap malam ku selalu memikirkannya?
Apakah artinya ini?
Siapakah dia?
Apakah bayangan itu?
Mengapa selalu terlintas wajah dan senyuman manis itu?
Ouwh bundaku siapakah ia?
Q tak sanggup bila tak melihat senyumannya di pagi hari.
Q tak sanggup bila tak bertatap muka dengannya walaupun sehari.
Q selalu ingin membicarakannya.
Q selalu ingin mengetahui kabar darinya.
Entah itu kabar buruk ataupun kabar baiknya.
Q selalu ingin dekat dengan orang-orang terdekatnya.
Ouwh masa...
Apakah ini masaku sekarang??
Masa apakah ini?
Kenapakah aku??
Sedang apakah aku??
Terkena apakah aku?
Masa....
Masa ini....
Masa ku kini.....

Rabu, 22 April 2009

World day

Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April , menandai hari jadi lahirnya sebuah perubahan pergerakan kepedulian terhadap lingkungan tahun 1970-an. Hari Bumi lahir diprakarsai oleh seorang senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson. Saat itu ia melakukan protes secara nasional terhadap kalangan politik terkait permasalahan lingkungan. Ia mendesak agar isu-isu tersebut dimasukkan dalam agenda nasional.

Setiap detik berapa juta kerusakan yang manusia buat.
Setiap detik berapa juta pohon yang ditebang.
Setiap detik berapa juta zat beracun yang dibuang ke udara.

Manusia, kita yang menghuninya tak pernah menyadari atau hanya menutup mata melihat itu semua.
Tanpa melakukan apapun untuk menghijaukan bumi.
Setiap detik bumi kita semakin tua.
Selayaknya manusia, semakin tua semakin tak banyak manfaatnya.
Beigtu juga bumi ayng kita huni. Semakin tua semakin menyusut manfaatnya.

Don’t say Let’s Go Green but Do It.
That’s very important.
Do it an action, that is very nice.
Hijau rumahku, Hijau lingkunganku,
Hijau Indonesiaku, hijau bumiku.

World day

Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April , menandai hari jadi lahirnya sebuah perubahan pergerakan kepedulian terhadap lingkungan tahun 1970-an. Hari Bumi lahir diprakarsai oleh seorang senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson. Saat itu ia melakukan protes secara nasional terhadap kalangan politik terkait permasalahan lingkungan. Ia mendesak agar isu-isu tersebut dimasukkan dalam agenda nasional.

Selayaknya manusia yang menghuni, semakin hari semakin berkurang manfaatnya.
Setiap hari berapa ribu hektar hutan dijadikan lahan perumahan.
Setiap hari berapa juta kubik kayu gelondong ditebang.
Setiap hari berapa miliar kendaraan bermotor membuang gas beracun ke udara.
Setiap hari berapa banyak limbah pabrik dihasilkan.

Padahal slogan-slogan selalu terpampang di setiap sudut kota.
"Jangan membuang sampah sembarangan!"
"Sayangi pepohonan hijau!"
"LEstarikan hutan!"
Tapi kenyataannya, hanya omong kosong.
Masih banyak sampah berserakan dimana-mana.
Masih banyak pepohonan hijau ditebang tanpa menggantikannya dengan pohon yang baru.

Apa yang akan kita berikan untuk penerus kita kelak.

Selasa, 21 April 2009

Kartini day

Tanggal 21 April merupakan hari aygn diperingati sebagai hari kebangkitan bagi kaum perempuan pribumi (Indonesia).
Hari Kartini diambil dari tanggal kelahiran Raden Adjeng KArtini yaitu tanggal 21 April. Karena beliau merupakan pelopor pejuang kebangkitan perempuan pribumi.